Akibat Cedera, Novak Djokovic Tidak Jadi Bertanding

Akibat Cedera, Novak Djokovic Tidak Jadi Bertanding. Novak Djokovic dijadwalkan untuk mengikuti pertandingan eksebisi di Uni Emirat Arab (UEA) untuk persiapan mengikuti Qatar Open minggu depan. Qatar pen tersebut adalah turnamen sebagai ajang pemanasan untuk menuju Australia Open dua minggu mendatang.

Djokovic mengalami cedera pada siku bagian kanan lengannya, cedera tersebut bukanlah yang pertama kali dirasakan oleh Djokovic. Ia pernah menderita cedera yang sama yang membuat dirinya hars brhenti dari pertandingan selama 6 bulan lamanya. Djokovic menuliskan perasaan yang tidak nyaman akibat cedera tersebut, ia juga menyayangkan luka yang ia alami sehingga ia tidak dapat bertanding pada pertandingan yang sudah dijadwalkan. Djokovic mengaku sedih akibat tidak dapat bermain tenis, ia sudah menjalani berbagai macam latihan untuk pertandingan awal tahun ini padahal, sayangnya cedera yang ia alami harus membuatnya istirahat.

Akibat Cedera, Novak Djokovic Tidak Jadi Bertanding

Novak DjokovicNovak Djokovic masih menunggu hasil terapi dan karenanya ia harus lebih bersabar untuk dapat memegang raket kembali. Akibat dari cedera tersebut, Djokovic harus mengundurkan diri dari Wimbledon Open perempat final 2017, akibatnya ia juga turun ke peringkat 12 dunia. Padahal ia sempat menduduki peringkat 1 dunia nomor tunggal putra. Amat sangat disayangkan pula sebab Novak Djokovic sering memenangi kompetisi Australia Open, beberapa gelar grand slam ia dapatkan dari kompetisi tersebut.

Sekilas mengenai seorang Novak Djokovic, ia adalah pemain tenis yang profesional berasal dari Serbia. Namanya menjadi terkenal dan melambung sejak berhasil mengalahkan Carlos Moya dalam perempat final US Open tahun 2007, sayangnya ia pada babak final telah dikalahkan oleh Rogere Federrer yang juga sangat hebat dan sempat menempati peringkat 10 besar dunia. Kemarin ini Roger Federrer juga telah memenangkan kejuaran piala Hopman dan membawa gelar juara 1 untuk Swiss. Mengenai Roger Federrer sendiri, pada usia 19 tahun Roger Federrer memenangkan piala Hopman yang berlangsung pada tahun 2001. Federer adalah pemain yang sangat hebat dan bertalenta sedari muda. Ia mempercayai bahwa kerja keras pasti akan membuahkan hasil yang luar biasa. Pasangan tenis ganda Federer dan Bencic pada periode ini memenangkan trofi ketiganya untuk Swiss. Pada tahun 1992 dan 2001, Swiss menjadi negara terbaik yang memenangkan piala Hopman.

Novak Djokovic Tidak Jadi Bertanding

Tentang Novak Djokovic kembali, pada tahun 2006 ia juga mengikuti Hopman Cup nanmun dalam permainan ganda, pada tahun tersebut peringkat yag ia dapatkan masih berada dalam peringkat 78. Akhirnya berkat mengalahkan lawannya yakni Rolland Garros dalam perempat final Wimbledn Cup. Seketika peringkatnya naik menjadi 49 besar. Beberapa minggu setelah mendapatkan prestasi tersebut, Djokovic menjadi juaa satu dalam Amersfoot setelah berhasil mengalahkan Nicolas Massu di final. Memenangkan Metzu cup Novac Djokovic menjadi peringkat 20 dunia. Peringkat 10 besar dunia ia raih pada tahun 2007 setelah menunjukkan performa terbaiknya dalamajang Maters Series Indian Wells and Miami.

Sebagai pemain tenis, Novac Djokovic telah banyak mengalahkan banyak pemain dunia seperti Richard Gasquet, Guillerno Canas, Rafael Nadal dan masih banyak lagi lainnya. Ia adalah atlet terbaikĀ  di Negara asalnya, Serbia. Novak Djokovic juga sangat sering diundang ke berbagai macam talk show dan acara televisi di Serbia untuk menceritakan mengenai kesuksesannya. Ia akan berbagi cerita dan pengalaman jatuh bangun seputar bagaimana ia dapat meraih peringkat 1 dunia. Bila dilihat banyak teladan yang dapat diambil dari Novac Djokovic, ia merupakan contoh yang sangat baik dari segi prestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *