Alasan Atlet Putri Cabor Tenis Lapangan Tetap Bertahan

Para atlet cabang olahraga tenis lapangan tetap rutin menjalani latihan dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi ajang Asian Games 2018 meskipun masih mengalami kendala pada keuangan.

Kendala Yang Dihadapi Para Atlet Nasional

Belum banyak yang mengetahui, bahwa para atlet nasional yang hendak mewakili negara Indonesia pada ajang paling bergengsi di kawasan Asia tersebut melalui sebuah permasalahan keuangan yang cukup menyusahkan. Sebab pasalnya para atlet cabang olahraga tenis lapangan yang masuk dalam kategori tim pemain putri. Yang mempunyai jumlah anggaran pendapatan dari hadiah yang tidak sama apabila harus dibandingkan dengan para atlet tenis lapangan dalam kategori tim pemain putra.

Hal tersebut dirasakan sendiri oleh calon atlet nasional cabang olahraga tenis lapangan kategori putri yang telah digadang-gadang menjadi perwakilan pemain di kancah Asian Games 2018. Di mana akan digelar pada kota Jakarta dan kota Palembang dengan negara Indonesia sebagai tuan rumah. Pasalnya sebagaimana diketahui, untuk lolos seleksi calon atlet nasional pemain Asian Games. Dan masuk ke dalam anggota program pelatihan nasional tentu bukan menjadi hal mudah.

Para atlet-atlet tersebut harus mempunyai pengalaman pertandingan yang baik, track record lapangan yang memuaskan. Keahlian dalam hal fisik maupun mental yang baik, skill komunikasi, dan masih banyak lainnya agar dapat dipilih pada program pelatnas untuk menajdi atlet Asian Games 2018. Akan tetapi sayangnya pengorbanan yang harus diberikan oleh calon atlet Asian Games 2018. Terutama pada cabang olahraga tenis lapangan dengan kategori pemain putri, tidak sampai di situ saja.

Sebab nyatanya, para atlet tenis lapangan kategori putri yang melaksanakan pertandingan baik di kancah daerah maupun nasional memperoleh proses yang terbilang sulit jika dibandingan dengan para atlet kategori putra. Karena para atlet putri cabang olahraga tenis lapangan tersebut hanya menerima total hadiah yang jumlahnya tidak sama dengan yang akan diterima para atlet putra pada cabang yang sama. Entah apa yang menjadi pertimbangan perbedaan hadiah tersebut.

Para Atlet Putri Tenis Lapangan Tetap Berusaha Dalam Perlombaan

Padahal tentunya perlu diketahui bahwa keberadaan jumlah hadiah tersebut pasti akan sangat dibutuhkan demi kelangsungan karir dari atlet. Sebagaimana diketahui bahwa seorang atlet akan membutuhkan banyak biaya untuk melakoni segala pertandingan, salah satunya adalah kebutuhan akan akomodasi. Meskipun pada umumnya kebutuhan keuangan akan dibantu oleh perwakilan daerah yang namanya hendak diwakilkan. Akan tetapi hal tersebut tentu tidak akan menutup keseluruhan keperluan. dewapoker

Oleh karenanya, atlet putri dari cabang olahraga tenis lapangan tersebut sangat merasakan keberatan karena perbedaan kesenjangan hadiah yang dirasakan. Akan tetapi meskipun demikian, para atlet putri tersebut tetap mengusahakan yang terbaik. Dalam memenangkan perlombaan yang dipercayakan kepadanya, salah satunya untuk melaju pada ajang Asian Games 2018 tersebut. Sebab agar dapat membayar kepercayaan yang telah diberikan negara Indonesia kepadanya. Para atlet putri cabor tenis lapangan sekuat tenaga berjuang dan berlatih agar dapat membanggakan nama baik Indonesia.

Baca JugaInformasi Menarik Seputar Tennis Lapangan Dunia

Walaupun dalam beberapa perlombaan jumlah hadiah yang ditawarkan kepada atlet putri lebih sedikit dibanding dengan atlet putra. Namun dalam hal pembinaan keseluruhan atlet akan dilatih dengan cara yang sebanding. Terutama pada pelatihan nasional dalam rangka menyambut Asian Games 2018. Baik atlet putra maupun atlet putri pada cabang olahraga tenis lapangan, mereka akan diberikan program dan fasilitas pelatihan dengan cara yang terbaik.

Seperti penyediaan sarana dan prasarana dalam pembinaan yang sangat mumpuni beserta akomodasi yang terbilang cukup untuk para atlet. Hasilnya alasan itulah yang menyebabkan para atlet cabor tenis lapangan terus memiliki daya saing yang tinggi. Dalam Asian Games 2018 terlepas dari kesenjangan yang yang telah menimpa terutama bagi para atlet putri tersebut.