Atlet Tenis Lapangan Muda Andalan Indonesia Pada Ajang Asian Games

Masih cukup muda terjun ke dalam dunia tenis profesional, Aldila Sutjiadi kini menjadi calon terkuat. Untuk menunjukkan bakatnya dalam ajang paling bergengsi se Asia yaitu Asian Games 2018. Padahal perlu diketahui di usia yang cukup muda tersebut, karir Aldila Sutjiadi pada cabang olahraga tenis lapangan di Indonesia dapat dikatakan baik.

Aldila Sutjiadi Terjun di Dunia Tenis Lapangan Sejak Berusia 13 Tahun

Petenis muda berbakat di Indonesia yang lahir pada 2 Mei 1995 ini sebenarnya telah melalui debut pada dunia olahraga tenis lapangan saat dirinya masih berusia 13. Pada tahun 2008 tersebut, Aldila Sutjiadi tertarik untuk bergabung dalam anggota pemain tenis lapangan junior. Dimana menjadi awal karir cemerlang dari petenis cantik asal Jakarta ini. Karirnya dalam cabang olahraga tenis lapangan mulai dikenal dan mendapatkan perhatian ketika Aldila Sutjiadi berhasil keluar menjadi pemenang dalam kategori pemain putri tunggal dan kategori pemain putri ganda pada ajang Indonesia International Junior Championships. bolatangkas

Hingga berlanjut, secara mengejutkan Aldila Sutjiadi masuk dalam semi final ajang pertandingan tenis junior terkemuka di Australia. Dengan nama the Australian Open Junior Championships pada tahun 2012. Aldila Sutjiadi pun memutuskan debutnya sebagai pemain tenis lapangan  profesional di Indonesia ketika mengikuti pertandingan di Solo dengan berpasangan pada pemain tenis bernama Nadia Raviata. Pada masa itu, ke dua pasangan ganda putri cabang olahraga tenis lapangan ini bisa meraih kemenangan atas lawannya.

Aldila Sutjiadi Terjun di Dunia Tenis Lapangan Sejak Berusia 13 Tahun

Selain itu pula, Aldila Sutjiadi juga mengikuti beragam pertandingan lainnya yang dilaksanakan di Indonesia dan berhasil keluar sebagai juara ke dua pada pertandingan 7 Juli 2013. Dan juara pertama pada pertandingan 14 Juni 2014. Dengan banyaknya pengalaman pertandingan yang cukup cemerlang tersebut. Berhasil membawa nama Aldila Sutjiadi masuk ke dalam salah satu pemain andalan di Indonesia.

Kemampuan Aldila Sutjiadi Semakin Dikenal Sejak Mengikuti SEA Games 2015

Pada tahun 2015, perjalanan karir Aldila Sutjiadi pada dunia tenis profesional semakin diakui pada saat dirinya mempunyai kesempatan. Untuk tergabung pada ajang ternama Southeast Asian Games 2015 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sea Games. Pada ajang Sea Games 2015 yang dilaksanakan di Singapura tersebut, Adila Sutjiadi sempat menyejutkan para penikmat olahraga di seluruh Indonesia. Ketika dirinya mampu memenangkan sebuah medali perunggu pada pertandingan cabang olahraga tenis dalam kategori ganda putri. Kemudian disusul dengan kemenangan dalam meraih perunggu pada pertandingan tim putri. Tentunya mulai saat itu nama Aldila Sutjiadi tersebut mulai menjadi salah satu atlet tenis lapangan muda yang membanggakan dan banyak digemari di Indonesia.

Dengan kemampuan yang dimiliki tersebut, kini Aldila Sutjiadi mendapatkan kesempatan emas. Untuk tergabung ke dalam anggota kelompok pelatihan nasional dalam cabang olahraga tenis lapangan dengan kategori putri. Pengalaman dalam dunia tenis yang terbilang baik tersebut mampu membawa Aldila Sutjiadi ini lolos dalam seleksi atlet. Yang nantinya akan dipercayai untuk menjadi perwakilan negara Indonesia pada ajang pertandingan Asian Games 2018. Dengan adanya kesempatan tersebut, petenis cantik ini bertekad untuk memberikan nama baik untuk Indonesia dengan menembus para pesaing dunia pada cakupan profesional.

Baca Juga: Persiapan Tenis Lapangan Putri Menjelang Asian Games 2018

Harapan tersebut tentunya muncul pula pada benak masyarakat Indonesia. Yang menjadikan atlet muda Aldila Sutjiadi ini sebagai andalan pada ajang Asian Games 2018. Dimanan akan dilaksanakan beberapa bulan lagi agar mampu memecah kebuntuan prestasi pada cabang olahraga tenis, lebih utamanya pada kategori petenis putri. Sebab Aldila Sutjiadi mempunyai prestasi cukup baik. Sehingga mampu dijadikan tumpuan untuk menaikkan nama baik tenis lapangan terutama pada kategori putri di Indonesia. Dari prestasi yang kurang memuaskan pada tahun-tahun sebelumnya.