Cabor Tenis Lapangan Kategori Putri Jadi 8 Besar Di Asia

Para atlet cabang olahraga tenis lapangan saat ini sedang berjuang untuk mempersiapkan Asian Games 2018. Semenjak dikeluarkannya sebuah pengumuman resmi dari pihak Asian Games sendiri, tentunya para atlet dari beraneka ragam cabang olahraga yang dimainkan pada ajang Asian Games 2018 telah menjalani rangkaian proses penyeleksian untuk dipilih menjadi atlet nasional yang nantinya akan mewakili negara Indonesia pada sebuah ajang permainan dilaksanakan setiap empat tahun sekali tersebut. Para atlet yang telah lolos dalam tahap seleksi diberikan proses persiapan dan pembekalan baik secara fisik maupun mental agar dapat siang berjuang habis-habisan untuk mengalahkan para atlet dari berbagai negara lainnya.

Track Record Atlet Indonesia Cabang Olaharaga Tenis Lapangan Blum Cukup Baik

Sebagaimana diketahui bahwa track record para atlet Indonesia yang tergabung dalam cabang olahraga tenis lapangan dengan kategori pemain putri memang belum cukup baik. Sebab para atlet dari negara Asia lain seperti Korea Selatan, Jepang, dan Republik Rakyat China yang mengikuti perlombaan tenis lapangan putri tersebut, telah dinilai mempunyai pengalaman dan kemampuan dalam pertandingan yang sangat cemerlang. Oleh sebab itu lah akan sangat menyusahkan bagi para atlet tenis lapangan kategori pemain putri di Indonesia untuk mengalahkan para pemain tersebut, apalagi seperti diketahui bahwa proses regenerasi dari atlet cabang tenis lapangan putri dapat terbilang cukup lama dalam menemukan daun muda yang mempunyai bakat baru.

Hingga saat ini, sebanyak enam orang atlet putri terdaftar dalam program pelatihan nasional yang diadakan di Jakarta. Ke enam atlet tersebut secara resmi tergabung sebagai anggota dari program pelatnas tersebut yang nantinya akan dibimbing agar dapat menjadi perwakilan Indonesia pada cabang olahraga tenis lapangan kategori putri. Bersama dengan para pelatih handal yang berasal dari dalam negeri seperti Dedy Prasetyo, dan pelatih handal yang berasal dari Belanda bernama Frank Van Fraeyenhove, maka ke enam atlet secara serius mempersiapkan diri dalam segi fisik maupun mental agar siap menghadapi para lawan dari negara lain di ajang Asian Games 2018 tersebut. Apalagi dalam penyelanggaran Asian Games 2018, kini negara Indonesia dinobatkan sebagai tuan rumah pelaksanaan ajang olahraga paling bergengsi di kawasan Asia tersebut.

Para Atlet Akan Menjalani Pertandingan di Dua Kota

Pada ajang yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2018 sampai dengan 2 September 2018 tersebut, para atlet yang berasal dari perwakilan negara anggota Asian Games 2018 akan menjalani pertandingan di dua kota, yakni Jakarta dan Palembang. Dalam cabang tenis lapangan kategori putri sendiri, lapangan tenis utama yang terletak di Stadion Gelora Bungkarno telah resmi dibuka dalam rangka menyambut datangnya Asian Games 2018 tersebut. Dengan beragam persiapan yang telah dilakukan para atlet tenis lapangan kategori pemain putri, pihak penanggung jawab cabang olahraga tenis lapangan memprediksikan bahwa cabor tenis lapangan terutama pada kategori tenis lapangan putri akan mampu meraih posisi sebagai delapan besar pada tingkat Asia.

Meskipun nomor peringkat para atlet tenis lapangan kategori putri di Indonesia masih terbilang jauh di bawah peringkat para atlet yang berasal dari beberapa negara terbaik di Asia yang mengikuti Asian Games 2018, akan tetapi prediksi tersebut tentunya telah dilakukan  setelah melalui berbagai pertimbangan. Pasalnya, para atlet tenis lapangan putri telah diberikan segala macam pelatihan yang berkualitas dari para pelatih terbaik, beserta fakta bahwa pelaksanaan pertandingan ada di negara Indonesia sendiri. Maka pastinya para atlet tenis lapangan putri tersebut telah lebih unggul dalam penguasaan kondisi dan situasi. Antusias baik dari atlet maupun penanggung jawab cabor tenis lapangan itulah yang membuat prediksi pertandingan akan sangat diusahakan agar terealisasi.