Cedera, Rafael Nadal Bakal Absen Bela Spanyol di Davis Cup Melawan Prancis

Berstatus sebagai petenis nomor satu dunia, secara mengejutkan Rafael Nadal harus tersingkir dari perebutan gelar juara Grand Slam US Open 2018 karena dikalahkan Juan Martin de Potro di babak semifinal. Hanya saja bukan lantaran karena memang kualitas del Potro yang sedang bagus dan Nadal yang jelek, melainkan petenis asal Spanyol tersebut harus bertanding dengan kondisi sedang cedera.

Dalam satu musim ini, Nadal memang kerap dibalut cedera. Pertama yaitu saat dia menderita masalah pada pinggangnya saat mengikuti Australian Open 2018 dan harus menepi selama 3 bulan lamanya. Setelah itu  yang kemarin ketika bertanding melawan del Potro, Nadal dikabarkan mengalami cedera pada bagian lututnya.

Dikarenakan masalah tersebut, maka ada rumor bahwa Nadal bakal absen untuk membela Spanyol dalam gelaran Davis Cup yang akan dipertandingkan pada akhir minggu ini di mana negaranya harus bertanding melawan tim dari Prancis. Hanya saja, setelah rehat cukup lama, ada kemungkinan Nadal akan kembali fit dan bertarung lagi untuk perebutkan gelar di China Open 2018 pada tanggal 1 Oktober mendatang.

Cedera, Rafael Nadal Bakal Absen Bela Spanyol di Davis Cup Melawan Prancis

Menurut mantan petenis nomor 2 dunia, Alex Corretja, cukup besar kemungkinan Nadal akan kembali bertanding di China Open karena cedera lututnya yang sekarang bukanlah yang terparah atau harus membutuhkan operasi dan istirahat panjang.

“Saya tidak berkata bahwa itu (cedera) adalah yang terparah. Hanya saja, dia (Nadal) merasa bermasalah dengan bagian tubuhnya itu. Sebelumnya saya berpikir bahwa setelah menang di Toronto, kemudian dia berhenti, itu adalah tanda bahwa dia sedang beristirahat untuk mempersiapkan diri menjadi unggulan di US Open. Dia juga menjalani fitnes dan olahraga lainnya. Sayangnya, justru dia harus tersingkir karena masalah cedera itu,” kata Corretja.

“Jujur saja, hal tersebut merupakan sesuatu yang membuat banyak orang, terutama para penggemarnya kecewa. Bahkan mungkin semua orang di Spanyol juga merasakannya. Semua orang melihat Rafa sangat yakin menang ketika masuk ke lapangan dan kemudian dia merasakan sakit pada lututnya dan kita melihat bahwa dirinya sudah tidak fokus lagi dalam bertanding.”

“Dari awal di set pertama, sangat terlihat jelas kalau dia sudah merasa tidak nyaman dan akhirnya dia harus mundur karena dia tidak dapat bermain secara 100 persen dan akhirnya itu adalah keberuntungan untuk del Potro.”

Terkait dengan bakal absennya Nadal di ajang Davis Cup tersebut, Sergi Bruguera selaku kapten timnas tenis Spanyol mengatakan bahwa dirinya pribadi dan juga seluruh tim akan merasa kehilangan.

“Itu (absennya Nadal) benar-benar terasa dan mengubah segalanya. Memiliki Rafa di tim atau tidak, itu sangat terasa dan ada perbedaan yang sangat besar. Tim akan memiliki perbedaan dengan ada atau tidak adanya Rafa. Mulai dari taktik dan segalanya akan berubah dan diubah jika tanpanya ada di tim. Akan tetapi, inilah kita sekarang. Kita memiliki tim yang bagus dan kita akan berjuang serta berkompetisi dan melihat apa yang akan terjadi nanti,” kata Bruguera.

“Jika disuruh memilih apakah harus dengan Rafa ataukah tanpa dia kita mampu melewati pertandingan melawan Prancis, maka pilihan terbesar adalah tentu saja dengannya. Akan tetapi ketika kenyataan berkata lain, maka mau tidak mau kita harus tetap berkompetisi dengan segala pemain yang ada. Kita memiliki banyak pemain yang bagus dan kita sangat kompetitif. Kita akan membuat sesuatu dan merepotkan mereka (Prancis).”