Demi Anak Bermain Tenis, Sang Ibu Rela Jualan di Pinggir Jalanan

Seperti halnya golf, tenis termasuk salah satu cabang olahraga yang cukup mahal karena peralatan, seperti salah satunya adalah raket rata-rata dijual dengan harga yang tinggi dibandingkan dengan raket bulutangkis atau peralatan olahraga lainnya.

Oleh karenanya, tidak heran jika ada anggapan bahwa tenis itu adalah olahraganya orang berduit saja. Walaupun muncul anggapan seperti itu, ternyata ada pula petenis yang bukan berasal dari keluarga kaya, yaitu seorang petenis n omor 1 dunia di ranking junior pria asal Taiwan, Chun Hsin Tseng. Ya, Hsin Tseng adalah petenis nomor 1 dunia di kelas junior pria yang saat ini sedang bersiap-siap memasuki ranah profesional.

Satu hal yang menjadikan Hsin Tseng unik adalah dia bukanlah berasal dari keluarga kaya atau berkecukupan. Untuk dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari dan mendukung bakat Hsin Tseng sampai sekarang, ibu kandung petenis muda ini berjualan makanan ringan dan buah-buahan di sebuah gerobak pinggir jalan di Taipei. Bahkan ibu dari Hsin Tseng tersebut berjualan ketika malam telah menjelang, jadi dapat dikatakan bukan satu hari penuh.

Sebenarnya, usaha berjualan makanan di pinggir jalan tersebut merupakan usaha yang dirintis dan dijalankan oleh sang ayah, Yu Te Tseng, Dia terkadang bergantian dengan istrinya untuk berjualan. Hanya saja, ibu kandung Hsin Tseng tersebut tidak dalam kondisi fisik yang bagus karena menderita myotenositis atau inflamasi pada bagian limpanya.

“Istri saya di tahun ini mengalami masalah kesehatan karena bekerja terlalu berat. Situasi terkini, dengan kita (dia dan Hsin Tseng) mengikuti sejumlah pertandingan di luar negeri, maka dia akan tetap tinggal di rumah dan menggantikan saya berjualan saat malam. Sayangnya, tubuhnya sekarang sudah tidak sekuat dulu. Akhirnya saya memutuskan agar dia tidak melanjutkan bekerja dan saya suruh beristirahat saja,” ungkap Te Tseng.

“Dengan keberhasilan Hsin Tseng ini, maka sekarang ini kita tidak perlu terlalu memikirkan masalah finansial keluarga berkat main di bandar ceme terpercaya.”

Dan terkait dengan pencapaian yang diraih anaknya itu, Te Tseng tidak dapat membendung air mata yang jatuh ketika dia mengetahui anaknya berhasil menang di kejuaraan United States Open pada bulan September 2018 kemarin.

Anak bermain tenis

Selama bertahun-tahun, Te Tseng telah melatih sendiri Hsin Tseng untuk dapat bermain tenis secara bagus dan kemudian mengikuti serangkaian turnamen. Bahkan Te Tseng juga telah mendampingi Hsin Tseng untuk melanglang buana ke banyak negara guna mengikuti turnamen-turnamen tersebut.

Dan akhirnya kerja keras yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Pada akhir bulan Desember 2018 ini, Hsin Tseng akan melakoni satu ajang bergengsi tingkat dunia di Hong Kong yang mana menjadi pembuka pintu menuju ranah profesional.

Di tahun 2018 ini saja, Hsin Tseng berhasil melaju ke final dan menjadi juaranya di Australian Open junior singles pada bulan Januari. Kemudian setelah itu, dia kembali menggenggam kemenangan saat berlaga di French Open junior pada bulan Juni, serta meraih kemenangan ketiganya di tahun ini kala mengikuti kejuaraan di Wimbledon pada bulan Juli. Dan setelah menjadi salah satu kontestan di U.S Open boy, Hsin Tseng akhirnya berhasil menyabet gelar petenis junior pria nomor satu dunia.

Ketika nantinya dia masuk ke ranah profesional, maka Hsin Tseng akan menduduki peringkat 441 dunia. Setelah itu tergantung dia sendiri, apakah ingin terus dan melaju ke peringkat atas ataukah berhenti di situ saja.