Indonesia Menyerah Dari Filipina Di Piala Davis

Indonesia Menyerah Dari Filipina Di Piala Davis. Tenis lapangan adalah olahraga yang bisa dilakukan di lapangan outdoor maupun indoor. Olahraga ini menggunakan raket untuk memukul dan mengembalikan pukulan dari bola. Pada pertandingan terbaru yaitu piala Davis dan piala FED 2018 Indonesia mencoba untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi. Untuk piala davis adalah piala yang dikhususkan untuk tim putrid, dan untuk piala Davis adalah pertandingan tenis yang diselenggarakan untuk putra.

Indonesia Harus Menerima Kekalahan Atas Filipina

Indonesia Harus Menerima Kekalahan Atas Filipina

Pada pertandingan FED kali ini Indonesia mampu meraih ranking lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, prestasi ini patut dan dibanggakan dan diharapkan akan semakin naik kedepannya. Namun untuk tim putra piala Davis menyerah pada pertandingan melawan Filipina. Tim Indonesia takluk dari tim Filipina dengan skor 1-3. Diselenggarakan pada tanggal 2 Februari 2018 kemaren di lapangan tenis Gelora Bung Karno. Pada saat ini Indonesia hanya mampu menang dan menambah poin atas kemenangan dari Agung Susanto nomor tunggal. Sedangkan nomor tunggal muda yang bernama Altaf Dhaifulla Muhammad kalah dari petenis Jeson Petrombon, dan sebelumnya Indonesia dan Filipina imbang dengan skor 1-1.

Untuk petenis lainnya seperti Justin Barki dan David Agung Santoso juga gagal mendapatkan poin, mereka kalah dari petenis Francis yang bernama Casey Alcantara dan Jurence Zasino Mendoza dengan skor 6-4, 3-6 dan 0-6. Selain itu Agung melawan Alberto Lim juga kalah dengan skor 3-6, 4-6. Dengan adanya kekalahan ini maka bisa dijadikan sebagai motivasi untuk pertandingan selanjutnya. Dijadikan sebagai evaluasi apa saja yang salah dan strategi apa yang harus diterapkan di pertandingan kedepan. Untuk pertandingan piala Davis Indonesia melawan Filipina juga ditayangkan di TVRI. Indonesia takluk dengan Filipina dengan skor 1-4. Berikut ini adalah empat laga Indonesia melawan Filipna yang harus anda ketahui :

  • Pada hari Sabtu, 3 Februari 2018 M. Althaf Dhaifullah bertanding melawan Alberto Lim skor 3-6 dan 2-6
  • Pada hari sabtu juga David Agung Susanto melawan Jeson Patrombon menang dengan skor 6-2 dan 7-5
  • Pada hari minggu 4 Februari 2018 David Agung Susanto berpasangan dengan Justin barki melwan Francis Casey dan Jurence Zosimo
  • David Agung Susanto melawan Alberto Lim dengan skor 3-6 dan 4-6

Indonesia Harus Tersingkir dari Piala Davis

Tim tenis Indonesia kalah dalam mengalahkan Filipina putaran pertama Grup II Zona Asia Oceania, sang pelatih Deddy Prasetyo mengatakan bahwa anak-anak muda yang ikut dalam turnamen ini kurang mengikuti try out dan turnamen lainnya. Dalam jangka waktu yang lama anak-anak tidak bertanding. Sebenarnya ada banyak sebab para pemain yang masih muda tidak bisa mengikuti turnamen didalam negeri maupun di luar negeri, salah satu yang paling menonjol adalah kurangnya turnamen yang digelar. Walaupun ada pasti ada kendala lain seperti tidak konsisten dan lain sebagainya.

Kekalahan dalam melawan Filipina juga disebabkan kurangnya pengalaman dalam bertanding, mereka memiliki kemampuan dan skill yang mempuni, namun jika tidak memiliki pengalaman dalam bertanding maka skill tersebut akan kalah dengan orang yang sudah memiliki pengalaman banyak dalam turnamen. Selain itu kurangnya latian dan jadwal bertanding akan mengurangi instning, bertanding juga tidak akan terasah dengan baik. Kekalahan kali ini bisa dijadikan bahan veluasi untuk mendapatkan kemenangan pada pertandingan kedepan di piala Davis Grup II Zona Asia Oceania yang akan diselenggarakan pada bulan April 2018.