Jelang FED Cup dan Davis, Ketua Pelti ikut Pantau Latihan

Jelang FED Cup dan Davis, Ketua Pelti ikut Pantau Latihan. Beberapa turnamen tenis akan dilakoni oleh Tim Nasional Indonesia, baik putri maupun putra.

Tim Nasional Putri akan segera menjalani turnamen internasional FED Cup yang akan diadakan pada Februari 2018 hingga November 2018 mendatang. Tim Nasional putra juga akan menjalani turnamen internasional, yaitu Piala Davis juga digelar pada bulan Februari. Kedua tim tenis tersebut sedang gencar-gencarnya melakukan latihan. Latihan perdana mereka telah digelar pada Rabu, 3 Januari 2018 lalu. Untuk menyemangati para atlet, ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia, Rildo Ananda Anwar, ikut pantau latihan dari pagi hingga sore hari. Kehadiran pengurus diharapkan bisa menumbuhkan semangat tersendiri untuk para atlet yang akan segera melakoni pertandingan.

Jelang FED Cup dan Davis, Ketua Pelti ikut Pantau Latihan

Tieam Pelti

Untuk Tim Nasional Putri, pada piala FED Cup nanti, mereka akan menjalani pertandingan dengan 15 negara lain yang tergabung dalam Grup II Zona Asia/Oseania. Laga pertama Tim Nasional Putri akan digelar pada 6 Februari 2018 mendatang di Isa Town Bahrain. Atlet Indonesia yang akan bertarung adalah Beatrice Gumulnya. Deria Nur Haliza, Jessy Rompies, dan Ardila Sutjiadi. Sementara Tim Nasional Putra akan menjalani laga pertandingan pertamanya melawan Filipina pada Piala Davis 2018 di Grup II Zona Asia/Oceania. Pertandingan pertama tersebut akan digelar pada 3 sampai 4 Februari 2018. Pemain yang akan maju di turnamen Davis Cup adalah David Agung Susanto, M. Rifqi Fitriadi, Anthony Susanto, Kustin Barki, dan M. Althaf Dhaifullah.

Kedua Tim akan sama-sama berlatih untuk bersiap menampilkan permainan terbaik pada turnamen yang mereka ikuti. Waktu latihan memang tidak cukup banyak, tetapi waktu tersebut tetap harus dimanfaatkan dengan baik. Sebagai pengurus Pelti, Rildo dengan senang hati melihat proses latihan atlet-atletnya. Ini adalah bentuk dukungan nyata yang bisa ia berikan kepada tim yang sedang berlatih. Menurutnya, pengurus memang harus turun langsung ke lapangan. Dengan begitu, para pengurus akan tahu bagaimana perjuangan keras dari para atlet. Kehadiran pengurus pun tentu akan membuat para atlet menjadi bersemangat untuk berlatih.

Untuk turnamen tenis tahun ini, pengurus Pelti sebenarnya tidak begitu menekan para atlet untuk beprestasi tinggi. Baik Davis Cup maupun FED Cup, Indonesia masih berada pada kualifikasi grup. Untuk sampai pada puncak klasemen, jelas membutuhkan perjalanan yang panjang. Tidak bisa tiba-tiba menang begitu saja. Para atlet muda yang mewakili Indonesia pda turnamen internasional diharapkan bisa mencari pengalaman sebanyak mungkin untuk meningkatkan skill dan teknik bermain yang mereka miliki. Dengan mengikuti banyak turnamen internasional, mental para pemain akan semakin terbentuk sehingga ke depannya diharapkan bisa membawa prestasi yang lebih baik untuk tim Merah Putih.

Sementara prestasi Tim Nasional Tenis Putri Indonesia juga belum punya prestasi yang membanggakan di kancah internasional, seperti FED Cup. Sampai ke turnamen yang ke-56, level Indonesia juga masih pada kisaran kualifikasi grup. Harus ada suatu perubahan pada tim putri Merah Putih. Diharapkan ada sosok atlet petenis baru yang bisa mengharumkan nama Indonesia, terutama pada FED Cup tahun 2018 ini. Setidaknya, tim Indonesia bisa naik level di atas kualifikasi grup. Ini adalah harapan yang dititipkan oleh pecinta olahraga tenis lapangan di Indonesia. Apa pun hasilnya nanti, masyarakat Indonesia akan terus mendukung tim merah putih agar tetap semangat menjalani turnamen-turnamen nasional dan internasional. Doa dari para supporter jelas sangat berpengaruh bagi para atlet.

1 thought on “Jelang FED Cup dan Davis, Ketua Pelti ikut Pantau Latihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *