Pertandingan Mendebarkan Kerber dalam Piala Hopman

Pertandingan Mendebarkan Kerber dalam Piala Hopman. Semua orang yang menggeluti dunia tenis lapangan pasti mengenal sosok bernama Angelique Kerber.

Mantan Ratu Tenis Dunia dari Jerman ini kembali menjalanu turnamen Hotmat Cup di Pert Australia pada Senin, 1 Januari 2018 lalu. Ini adalah pertandingan awal tahun yang cukup mendebarkan baik bagi Kerber maupun bagi para pendukungnya. Kerber mendapat perlawanan sengit dari Elise Mertens, petenis asal Belgia. Ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang membuka tahun 2018. Kerber menjalani debut menegangkan pada awal musim ini. Pertandingan tersebut pun pada akhirnya berhasil ia menangkan dengan skor penuh.

Pertandingan Mendebarkan Kerber dalam Piala Hopman

Pertandingan awal musim tersebut berhasil ia menangkan dengan skor penuh melalui dua kali “tie break” dengan ringkasan skor 7-6 (8), dan 7-6 (1). Dikutip dari Tempo, kerber menyatakan kesenangannya karena berhasil mengawali penampilan debutnya di awal tahun dengan kemenangan. Pertandingan ini termasuk pertandingan yang berat bagi Kerber. Ia pun sempat ketinggalan 0-2 sebelum pada akhirnya berhasil membalikkan keadaan dengan skor 3-2 pada set pertama permainan. Akan tetapi, Mertens kemudian bisa mematahkan servis dari Kerber dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Mertens memang bukanlah saingan yang mudah. Mertens berada di peringkat ke-35 untuk altet tunggal putri. Di awal pertandingan, Mertens terus memberikan tekanan pada Kerber sehingga skor berbalik menjadi 4-3. Kerber pun tak mau kalah. Ia terus membalikkan serangan hingga skor pun sama 4-4. Pertandingan terus berlangsung dengan sengit dan menegangkan hingga pada akhirnya Kerberlah yang memenangkan pertandingan.

Dilihat dari kualitas pemain, Kerber memang lebih unggul karena masih berada pada peringkat ke-21 dunia untuk atlet tenis lapangan putri. Sementara lawannya terpaut 14 tingkat darinya. Akan tetapi, dilihat dari segi umur, Mertens jelas lebih muda karena masih berusia 22 tahun sementara Kerber sudah berusia 29 tahun. Fisik yang lebih muda jelas lebih punya stamina yang bagus. Kerber pun mengakui bahwa Mertens bukanlah lawan yang mudah. Mertens adalah pemain yang gigih dan pantang menyerah. Kerber pun harus mengeluarkan tenaga lebih banyak dari biasanya untuk bisa memenangkan pertandingan.

Pertandingan Hotman Cup sendiri sudah berlangsung sejak 31 Desember 2017 lalu di Lapangan tenis Pert. Kejuararaan dunia ini merupakan salah satu turnamen pemanasan yang digelar sebelum sesi pertama kompetisi Gran Salm, Australia Open. Seri turnamen akbar ini akan mulai digelar pada 14 Januari 2018 mendatang di lapangan tenis Melbourne Park. Tak hanya Kerber, para petenis dunia lainnya sedang menyiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan dunia tersebut. Atlet-atlet dari berbagai negara akan datang ke kompetisi ini. Tak hanya diikuti para pendatang baru, olimpiade ini juga akan diikuti oleh petenis kawakan seperti Kerber, Serena Williams, dan banyak lagi lainnya.

Pertandingan besar akan segera berlangsung. Bagi para atlet, ini adalah momentum yang sudah ditunggu-tunggu sejak lama. Kerber memang pernah menjuarai Glam Slam, Australia Open tahun 2016. Akan tetapi, pertandingan tahun ini masih butuh perjuangan yang panjang untuk bisa meraih gelar juara. Kerber harus tetap fokus agar bisa memperoleh kemenangan yang dulu pernah ia raih. Lalu, bagi para penikmat olahraga tenis lapangan, gelaran kejuaraan akbar ini jelas menjadi salah satu pertandingan yang mereka tunggu-tunggu. Menyaksikan para atlet bertanding menjadi kesenangan tersendiri. Para penonton menjadi saksi sejarah atas jalannya pertandingan tenis lapangan tingkat dunia. Siapakah atlet jagoan Anda di Australia Open?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *