Petenis Lapangan Terbaik yang Dimiliki Oleh Indonesia

Petenis Lapangan Terbaik yang Dimiliki Oleh Indonesia. Banyak cabang olahraga yang digandrungi masyarakat Indonesia, diantaranya yang paling banyak digemari adalah sepakbola dan bulu tangkis. Banyak prestasi kemenangan yang ditorehkan oleh para atlit di cabang olahraga tersebut. Para pemainnya pun banyak dielu-elukan dan dibanggakan atas kesediannya mengharumkan nama bangsa. Namun selain di kedua cabang olahraga tersebut, banyak pula atlit yang berprestasi. Salah satunya cabang olahraga tenis lapangan yang tidak banyak orang tahu. Olahraga yang hampir mirip dengan bulutangkis ini memiliki penggemar tersendiri.

Tenis lapangan di Indonesia sendiri memiliki pemain dari putra putri terbaik bangsa. Siapakah sederet Petenis Lapangan Terbaik yang Dimiliki Oleh Indonesia tersebut, simak ulasannya berikut ini.

  • Christoper Rungkat

Pada tahun 2017 mencapai usia 27 tahun. Sampai pada tahun 2015, Christoper Rugkat menduduki peringkat 434 dunia dan 38 Asia. Meski belum mampu menggeser peringkat 1 petenis lapangan Asia yakni Kei Nikishori, namun pencapaian Christoper sangat patut untuk di apresiasi. Ia merupakan satu-satunya pemain tenis asal Indonesia dan lingkup ASEAN yang masuk dalam daftar 500 pemain terbaik di dunia sampai pada tahun 2015.

  • Yayuk Basuki

yayuk basuki

Merupakan pemain tenis pada era 90-an, saat ini menginjak usia 47 tahun yang membuat Yayuk harus pensiun dari dunia tenis profesional. Yayuk merupakan petenis lapangan perempuan pertama asal Indonesia yang pernah menjadi juara dalam perlombaan dunia. Sepanjang karirnya, Yayuk Basuki berhasil memenangi 6 gelar tunggal WTA serta 9 gelar ganda. Pada tahun 1997 ia mampu masuk ke dalam perempat final Grand Slam Wimbledon. Pada tahun 2004 Yayuk memutuskan pensiun dari dunia tenis lapangan disebabkan umurnya yang semakin tua serta kondisi fisik yang tak lagi bisa sama seperti waktu muda.

  • Romana Tedjakusuma

romana tedjakusumna

Lagi-lagi legenda tenis Indonesia, terlihat dari ejaan namanya yang merupakan pemain tenis lama. Romana lahir di Jambi, 24 Juli 1976. Karir pertamanya dimulai ketika ia mengikuti kompetisi ITF di Jakarta tahun 1990. Waktu itu usianya baru menginjak angka 13 tahun. Peringkat internasional yang sempat ia miliki adalah di nomor tunggal yakni peringkat 82. Sementara di nomor ganda menduduki peringkat 114.

  • Wyne Prakusya

wyne prakusya

Pada tahun 1998, Wyne Prakusa mencaai final pada kejuaraan Australian Open Junior. Wyne pernah mendapat peringkat dunia dengan nomor tunggal di peringkat 74 dan nomor ganda di peringkat 24 pada waktu itu. Perempuan asal Surakarta ini sepanjang karirnya memperoleh trofi 9 ITF tunggal serta 2 WTA dan 17 ITF di nomor ganda.

  • Angelique Widjaja

angelique widjaja

Saat ini usianya mencapai 33 tahun. Pemain tenis perempuan berdarah tionghoa ini mengawali karir tenisnya di usia 13 tahun dengan ajang yang sama seperti pemain tenis kebanyakan yakni di ajang ITF Junior tahun 1998. Pada tahun 2001 Angelique menjadi juara 1 dalam kelas junior Wimbledon. Selama menjadi pemain tenis lapangan, ia pernah menyabet prestasi dengan menjuarai permainan tunggal WTA di Bali tahun 2001 serta Pattaya tahun 2002. 1 gelar ITF dan 2 gelar double WTA pada tahun 2002 dan 2003. Peringkat dunia yang sempat Angelique miliki adalah peringkat 55 di nomor tunggal serta di nomor ganda peringkat 15.

Itulah tadi artikel mengenai Petenis Lapangan Terbaik yang Dimiliki Oleh Indonesia yang berprestasi dan mampu membawa nama Indonesia di kancah internasional. Tentunya hal tersebut diraih dengan kerja keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *