Rumor Pensiun, Federer Justru Katakan Belum Pikirkannya Secara Serius

Dalam beberapa bulan terakhir, terus bermunculan spekulasi-spekulasi terkait dengan bakal berakhirnya masa untuk seorang Roger Federer di dunia tenis. Hal itu disebabkan usianya sekarang sudah tak lagi muda. Di tahun 2018 ini saja, Federer sudah berusia 37 tahun dan menjadi petenis tertua di dunia.

Hanya saja, dikarenakan prestasinya yang masih terus menanjak tersebut dan sekarang menduduki peringkat 2 dunia di bawah rivalnya, Rafael Nadal, maka tidak sedikit yang justru mengatakan bahwa belum waktunya bagi Federer untuk gantung raket walaupun usia sudah masuk dalam fase kurang produktif.

Namun perdebatan menjadi kembali seru dan memanas ketika baru memasuki babak 16 besar di ajang US Open 2018 kemarin, justru Federer yang berstatus sebagai petenis nomor 2 dunia harus takluk dari seorang petenis non-unggulan dari Australia, John Millman yang kini ada di urutan ke-55 dunia.

“Saya tidak tahu, untuk beberapa alasan, saya harus benar-benar berjuang keras di pertandingan itu. Ini merupakan kali pertamanya saya merasakan seperti itu dalam karir saya,” ucap Federer.

Dikarenakan hal itulah, maka posisinya di urutan kedua semakin didekati oleh Novak Djokovic yang sekarang berada di posisi 3 dunia. Oleh karenanya, kembali sekarang muncul perdebatan panjang untuk menjawab pertanyaan, “Haruskah Federer pensiun?”

Menurut salah satu legenda tenis dunia, Andre Agassi, memang ada kemungkinan dalam jangka waktu dekat Federer akan benar-benar memutuskan pensiun. Namun ketika ditanya alasan dari ujarannya itu, Agassi mengatakan bahwa ada banyak faktor yang dapat membuat seseorang pensiun dari apa yang dia geluti selama bertahun-tahun.

“Ada banyak alasan kenapa dia akan memutuskan berhenti. Ada satu keseimbangan dalam hidup. Ada prioritas dalam hidup. Anda juga dapat saya secara perlahan atau dengan cepat memutuskan pensiun dari segala tantangan, organisasi, travelling dan semua aktivitas yang dilakukan. Banyak hal yang melatarbelakanginya, seperti contohnya dari faktor fisik. Bagi saya, ketika saya memutuskan pensiun adalah karena masalah fisik. Tubuh saya mengatakan bahwa era saya sudah berakhir dan saat itulah saya memutuskan untuk pensiun. Dan untuk Federer, dia akan memikirkan dan memutuskan hal tersebut sendiri nantinya,” ujar Agassi.

Memang ada benarnya apa yang dikatakan Agassi, terutama ketika seorang petenis dengan label hebat dunia harus mengalami kekalahan dari petenis non-unggulan seperti yang dialami oleh Agassi sendiri ketika kalah dari Benjamin Becker di babak ketiga US Open atau juga Jimmy Connors yang kalah dari Richey Reneberg di Atanta dan juga Rod Laver yang kalah dari John Alexander di Las Vegas. Mereka semuanya akhirnya memutuskan untuk pensiun seusai menelan kekalahan tersebut. Hal itu juga tidak menutup kemungkinan akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi Federer.

Namun uniknya, ketika dikonfirmasikan langsung kepada yang bersangkutan, Federer sendiri justru tidak tahu bagaimana dan kapan dia akan pensiun dari dunia tenis. Hanya saja, walaupun ada banyak yang memperkirakan bahwa dia akan pensiun dalam jangka waktu dekat, Federer menegaskan memang ada pemikiran ke arah situ namun bukan saat ini atau pada tahun ini.

“Saya masih belum mengetahui bagaimana dan kapan akan pensiun. Bahkan saya belum memikirkan secara serius mengenai hal itu. Jika saya terus fokus memikirkan hal tersebut, maka itu saatnya saya akan benar-benar pensiun. Semua orang memiliki cara masing-masing untuk mengakhiri karirnya. Untuk kasus saya ini, memang ada saatnya saya akan pensiun, akan tetapi saya tegaskan lagi bahwa saya belum memikirkannya secara matang. Untuk menuju ke arah situ, saya harus benar-benar memikirkannya secara serius, tapi bukan saat ini pastinya,” ungkap Federer.